Pengertian Prosesor
Review by M.Nishom on 10 October 2011 @8:49 pmPENGERTIAN PROSESOR « DEFINISI PROSESOR
Sebenarnya nama aslinya adalah Central
Processing Unit (CPU). Tapi lebih sering disebut microprocessor, dan
lebih sering lagi hanya processor. Perannya terbilang sentral, karena
prosesor yang menentukan apa yang harus dikerjakan oleh komputer.
Misalnya, sistem operasi yang dapat digunakan, software yang dipakai,
berapa besar listrik yang dibutuhkan, seberapa stabil sistem berjalan,
dan tentu seberapa kuat daya kerja komputer. Maka makin kuat prosesor
yang digunakan, makin kuat pula komputer yang memilikinya.
Dari luar prosesor tampak seperti kotak
segi empat dengan banyak kaki. Tapi itu sebenarnya kotak pelindung
prosesor. Sedang kaki yang tertanam di motherboad menjadi jalur
komunikasi antara prosesor dengan perangkat komputer lainnya. Prosesor
sendiri dibuat dari kristal silikon yang berukuran tak lebih dari satu
inci persegi. Di dalamnya tersimpan jutaan transistor.
Cara kerja prosesor, apa pun merknya,
pada dasarnya sama. Mereka menerima sinyal 0 dan 1 (seperti hasil klik
saklar “on” dan “off”), lalu memproses sinyal tersebut berdasarkan
perintah yang diberikan, dan mengeluarkan hasil 0 dan 1 juga. Setiap
perintah diproses oleh paling sedikit satu transistor. Sejumlah
transistor memproses perintah dengan menggunakan logika Boolean. Ini
sistem aljabar berisi “or”, “and”, “not”, dan “nand” (not and), yang
diperkenalkan oleh ahli matematik George Boole. Karena prosesor memiliki
jutaan transistor, bisa dibayangkan betapa kompleks penghitungan yang
dilakukannya.
Ada dua hal yang berperan penting dalam
prosesor, yaitu register dan system clock. Register berfungsi sebagai
penyimpan data, pengingat perintah-perintah yang diterima oleh prosesor,
dan menarik data tadi ketika dibutuhkan. Kemampuan prosesor diukur dari
seberapa banyak perintah dikerjakan dalam waktu bersamaan. Dalam bahasa
brosur ditunjukkan lewat jenis prosesor 16 bit, 32 bit atau 64 bit.
Artinya masing-masing prosesor ini mampu mengerjakan perintah 0 dan 1
tadi, ada yang 16, 32 atau 64 perintah secara bersamaan.
Prosesor membutuhkan waktu untuk
mengerjakan setiap perintah. Jika perintah datang mengalir deras, maka
prosesor akan mengatur perintah-perintah itu dalam sebuah antrian yang
rapi. Waktu penyelesaian satu perintah diukur dalam satu siklus.
Seberapa cepat satu siklus itu bergantung pada desain prosesornya.
Itulah yang menyebabkan mengapa satu PC dan PC lainnya membutuhkan waktu
yang berbeda untuk menjalankan sebuat software.
4.5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar